Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Memstimulasi Anak Suka Matematika (4)

Menggunakan jari jemari, buku, naik turun tangga menjadi alternatif pengenalan matematika pada anak usia 2.5th.
Alesha sudah mulai paham tentang konsep jumlah , meski baru satu dan dua. Pagi tadi, sambil jalan-jalan ke CFD Soba, Alesha menghitung jumlah kuda yang lewat. Setiap kuda lewat sebelah kiri, dihitung satu sampai sepuluh, dan berulang terus seperti itu.
Sepulang dari CFD, kelelahan, hehe.. minta susu dan mintanya DUA.. sipp, bisa menyebut jumlah ya g diinginkan.. dan sekarang ia bobok, sembari emak mengerjakan Pe er rumah yang seabrek 😂

Menstimulasi Anak Suka Matematika (3)

Aktivitas kemarin yang dilakukan adalah membaca buku balita tentang angka, ada gambar binatangnya. Dibaca angka sambil disuarakan semenarik mungkin. Read a loud dan dengan menggunakan jari jemarinya. Alesha sangat excited dari binar matanya. Setelah mengulang buku balita dua kali, berganti ke konsep ukuran besar dan kecil. Dengan menggunakan analogi jari bila besar membentuk lingkaran besar, bila kecil membentuk lingkaran kecil. Juga gambar gajah dan semut. Perkenalan lah tentang konsep besar kecil. You dit it girl 😘

Menstimulasi Anak Suka Matematika (2)

Kemaren, Alesha diajarin eyangnya lagi dengan menggunakan jari jemari. Siangnya, ia kuajak untuk pergi ke bank. Hehe.. maklum, tanggal tua plus menjelang weekend, antriannya pun juga luar biasa. Kubantu ia untuk menghitung berapa jumlah antrian lagi agar ia bisa bersabar. Namanya anak kecil, ia memanfaatkan rasa bosannya untuk bermain sendal di lantai dan kolong sofa. Naik turun tangga kuminta untuk sambil berhitung, dan bergantian kaki kanan dan kiri untuk melatih keseimbangan otaknya. Masih satu sampai sepuluh. Lancar... Hehe..
Sore kmrn beberes mainannya, ternyata ada buku balitanya soal angka. Oke, ini jd mainan buat besok ya dek.. 😘

NHW 10 : Membangun Komunitas Membangun Peradaban

NICE HOMEWORK #10

*MEMBANGUN KOMUNITAS MEMBANGUN PERADABAN*


Saat ini saya menantang diri di Komunitas Ibu Profesional Soloraya sebagai
PJ Rumah Belajar Self Therapy KIP Soloraya. Sebelumnya saya aktif di organisasi perempuan muda Nasyiatul Aisyiyah sebagai Sekretaris Umum. Namun, karena ada periodesasi, maka saya pindah jabatan ke divisi sosial Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah wilayah saya.
Nah, yang saya bagikan kisahnya #halah, saat ini adalah saat saya menerima tawaran dari bu kordi untuk membentuk rumbel yang sesuai dengan passion saya, yaitu pelayanan psikologis. Kita kupas satu2 pe er nya yes.. hehe
a. Bagaimana kondisi masyarakat/member yg saya pimpin saat ini?
Kondisi member, sengaja saya batasi dulu untuk batch 1 maksimal 20 orang. Tetapi ternyata awal yang daftar sekitar 30 orang. Di tengah perjalanan, mundur satu persatu karena ada CoC maksimal 2 rumbel/member. Tujuan awal saya, biar jadi wadah Moms biar tetap waras.. hehe.. karena saya tau bila profesi psikolog masih dip…

Stimulasi Anak Suka Matematika (1)

Alesha, saat ini usianya 2.5 tahun. Lagi doyan-doyannya ngomong dan belajar apa aja.. dari kemarin, emak sudah prepare buat Game Level #6 Bunsay.. Hehe.. Angka 1-10 dia sudah bisa menyebutkan meski kadang loncat-loncat. Tapi lebih banyak urutnya sih..
Sekarang mencoba memahamkan mengenai angka, tidak hanya sekedar disebutkan, tetapi memahami makna dari angka tersebut.
Caranya ? Mulai menggunakan jari jemarinya, satu.. dengan menunjukkan satu jarinya.. dua.. dengan dua jarinya, dan seterusnya... dari kemarin dia baru bisa satu dan dua dan lima.. tiga dan empat masih kesulitan untuk menekuk jarinya..
Anak pinter sholihah.. hari ini full deh pakai jari jemari dulu.. 😘

Aliran Rasa : Menstimulasi Anak Gemar Membaca

Tujuh belas hari yang luar biasa. Ada up and down.. Setelah melewatkan dua kali game untuk melapor, entahlah, mengumpulkan semangat untuk membuat laporan.. hehe.. tepatnya meluangkan waktu.. Gamesnya bisa dilalui sebenarnya, hanya kesulitan untuk melaporkan. Menunggu mereka pulang sekolah, mencari moment tepat untuk memasukkan unsur game.. Good job boy.. We did it all.. 😘

Menstimulasi Anak Gemar Membaca (10)

Hari terakhir tantangan level 5.. Habis Magrib, Azzam punya permintaan kalau hari Ahad pengen ke toko buku, mau baca-baca buku.. Hmm, sepulang dari night camp, menunggu ceritanya, dan cerita banyak tentang pengalamannya bersama teman-temannya. Eh, kok muncul kalimat itu.. Heppiii... Oke Nak, besok siang kita ke toko buku...

Menstimulasi Anak Gemar Membaca (9)

Setelah berkutat dengan laptop, hari Jumat kemarin anak-anak menjadi hari super sibuk bagiku. Pagi harus kuliah hingga siang, sedang anak-anak dirumah persiapan untuk night camp. Maafin ibuk yang tidak maksimal mendampingi kalian kemarin. Sepulang ku kuliah, Azzam kudampingi membaca naskah drama yang akan dipentaskannya nanti malam. Tentang  Nabi Ismail dengan keluarnya air Zam zam. Beberapa kalimat keliru tulis, tapi alhamdulillah dia masih mau untuk dibenerin, gak ngeyel seperti biasa.. 😆😆

Menstimulasi Anak Gemar Membaca (8)

Zammi, begitulah anak kembarku biasa dipanggil. Melakukan persiapan night camp di sekolah. Membacakan perlengkapan yang harus dibawa ke sekolah. Mereka berinisiatif meminjam laptop ayahnya untuk mengetik tulisan mereka sendiri. Belajar untuk memilih tuts huruf, spasi, enter.. Meski tertatih, halah.. Tapi untaian kalimat-kalimat bisa diselesaikan dalam waktu sejam lebih.. Maklumin.. hehe

Menstimulasi Anak Gemar Membaca (7)

Memilih buku yang masih ingin dibaca, sudah.
Membaca tulisan di jalan, sudah.
Membaca juz Amma, sudah.
Tinggal meningkatkan lagi minat bacanya..
Oya, pe er untuk membuat pohon baca keluarga belum selesai.. hihi.. emak masih repot tugas kuliahnya sendiri.. Emak baca buku kuliah, anak yang gede baca juz amma, adiknya baca juz amma, yang kecil baca buku bantal.. jejer-jejer di kasur empuk.. Mantabb...

Menstimulasi Anak Gemar Membaca (6)

Sebenarnya di sekolah anakku, sekolah alam bengawan solo, ada kewajiban yang enggak mengikat.. hehe.. Agar anak membawa pulang sehari 1 buku untuk dibaca di rumah, secara bergantian. Buku-buku itu dari perpustakaan sekolah. Sudah beberapa minggu ini mereka tidak membawa pulang buku. Hari ke-8 kuminta mereka untuk membawa pulang buku yang ingin mereka baca. Tapi, lagi-lagi mereka tidak membawa buku. Ya sudah.. Baca buku yang ada di rumah. Pilihan jatuh pada juz Amma.. Kuminta mereka untuk membaca surat anNas dan artinya.. Alhamdulillah, mereka mau.. Selepas Magrib.. Habis itu hadiahnya adalah boleh jajan dua ribuan di toko grosir makanan ringan dekat rumah ;)

Menstimulasi Anak Gemar Membaca (5)

Momen jalan bersama anak, kumanfaatkan untuk melatih sensitivitasnya terhadap tulisan. Di sepanjang perjalanan kuminta mereka membaca spanduk, tulisan jalan, nama kantor dan warung makan .. Alhamdulillah, memancing mereka untuk bersuara. Dan berhasil..... yeaah.. Seenggaknya di hari ke 7 mereka mau membaca dengan keras..

Menstimulasi Anak Gemar Membaca (4)

Hari ke Enam, memulai lagi untuk memotivasi agar maiu belajar membaca kembali. Dan, hehe.. Buku diambil, dibaca djudul, trus ditarug lagi  Oke deh.. nanti bisa diubah lagi strateginya

Menstimulasi Anak Gemar Membaca (3)

Hari ketiga, anakku memilih untuk bermain bola :( Muncul rasa malasnya.. Hiks.. Bukan rasa malas sih.. Tapi lebih tepatnya keinginan untuk bergerak lebih aktif daripada duduk tenang untuk membaca. Sepertinya harus ganti strategi.. dan pohon keluarga juga belum bisa dibuat bersama karena sampai hari ke-5 aku sendiri masih sibuk dengan tugas kuliah..

Menstimulasi Anak Gemar Membaca (2)

Hari ke-2 buku yang dibaca anakku adalah buku tentang berat dan satuan. Meskipun dia hanya membaca judul depan dan halaman awal saja, tak apalah. Seenggaknya, minat untuk membacanya sudah mulai muncul. Waktu membaca setelah shalat Magrib dan murojaah hafalan surat pendek..

Menstimulasi Anak Gemar Membaca (1)

Postingan pertama di tahun 2018.. Bila bukan karena kelas Bunda Sayang IIP.. xixi.. Sudah melewatkan dua bulan sesi kemandirian anak.. Hiks.. sebenarnya setiap hari juga dilakukan, hanya saja karena memang kurangnya kemampuan untuk rajin membuka blog membuat laporan menjadi tertumpuk-tumpuk.
Ketika mendapat tantangan level anak membaca ini, sebenarnya pas dengan kondisi si kembar. Memiliki anak kembar dengan keunikannya masing-masing, membuatku mesti mawas diri untuk memportofoliokan perkembangan mereka. Di sekolah, gurunya masih sering keliru soalnya 😆
Baiklah, dimulai tanggal 2 Maret 2018, anak-anak kuminta untuk memilih buku-buku yang masih ingin dibaca, kemudian kuminta mereka untuk membuat target pribadi mau membaca buku yang mana dulu. Duh, beraattt, tapi alhamdulillah, ayahnya mendukung.. Apalagi anak-anakku ini menyukai latihan fisik daripada membaca buku. Pohon baca keluarga belum dibuat.  Hehe.. semoga nanti malam mereka mau kerjasama..