Azzam yang Teguh Pendirian

Anak lelakiku ini istimewa sekali. Dari ketiga anak-anakku, dialah yang paling sering bikin gregetan. Dari kecil hingga usia 5 tahun aku melewatkan banyak siang pengasuhan bersamanya. Walhasil kuakui, kelekatanku dengannya memang kurang. Ini jadi salah satu alasan pula, kenapa aku memutuskan berhenti bekerja.
Alpine Fithraani el Azzam.
Nama ini disematkan padanya. Agar kelak ia tumbuh menjadi anak yang teguh pendirian dan kokoh seperti gunung. Kami lebih sering memanggilnya Azzam. Tapi teman2 di sekolahnya memanggilnya Alpine, karena ada 5 nama Azzam di sekolah 😆
Kemarin, aku mencoba untuk menerapkan teknik baru berkomunikasi dengannya, yaitu dengan menyelaraskan tubuh saat ngobrol dengannya.
Awalnya dia kaku, enggan dipeluk... Tapi ketika kuminta untuk menceritakan hal-hal yang dialami di sekolah, ia mulai cerita banyak. Kuharap ceritanya bisa membantunya melatih fungsi oralnya dalam berkomunikasi. Anak-anak kembarku ini terkena dislogia, yaitu salah satu gangguan bicara. Tapi, Azzam ini lebih hebat gangguannya dari Azmi kembarannya.
Mencoba hal baru memang nggak mudah, tapi selama mau mencoba, hasil tidak akan pernah khianati usaha.
Lanjut lagi untuk hari ini..
.
.
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kelasbunsayiip

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat Negatif itu Masih Diperlukan

Primbon Jawa

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku