Memaafkan..

Luka batin, dendam,kecewa, kemarahan atas apa yang telah terjadi di masa lampau, membuatku menjadi terhambat untuk maju. Kata seorang guru. Maafkan. Gampang diucapkan tetapi butuh energi yang luarrrr biasa. Ya karena biasanya menganggap sesuatu langsung diadaptasi sebagai keegoisan. Ya, aku pokoke seng paling bener. Hmm,kalau udah gitu selesailah sudah semua urusan. Tapi,rasa itu terus terbawa tanpa terselesaikan lebih dulu. 
Sehatkah ini? Tidak. Secara psikis,hal ini akan masuk ke dalam alam ketidaksadaran,dan secara otomatis akan membuat tubuh kita jadi melemah dengan sendirinya. Maafkan. Gampang diucapkan,tapi perjuangannya,weww,berdarah-darah. Maafkan. Memaafkan itu berarti bahwa diri ini pernah mengalami kejadian buruk,menyadari itu telah terjadi pada diri,menyadari bahwa itu sudah tidak dapat diulang, tidak dapat diubah lagi, dan yang bisa dilakukan adalah mengubah kondisi masa kini untuk masa depan yang lebih menentramkan. 
Maafkan. Tema itu yang muncul ketika dunia ini mulai chaos dengan status status kebencian. Maafkan. Dan, sebenarnya itu tak perlu dibuktikan dengan materai 6000an. Maafkan. InsyaAllah hati akan lapang. 
Menangis, selesaikan masa lalu di masa kini, dan jadilah pribadi2 yang bahagia dengan apapun masa lalu yang terjadi.

Bakda Subuh, 17 Ramadhan 1438H

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Primbon Jawa

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku

Sifat Negatif itu Masih Diperlukan