Ramadhan ini Rasanya Beda

Semenjak shalat subuh pagi tadi,entah kenapa ada gemuruh di dada. Seakan,ingin sekali berlama2 sujud, mengaji dan beribadah. Flashback kenangan2 masa lalu yang duh duh diri ini sangat penuh dengan aib. Dosa2 kecil yang takterhitung plus dosa besar yang takterlihat. Duh, rasa gemuruh ini masih menjalar hingga kini. Sebenarnya apa maksud Allah membuat saya berada di keluarga ini. Kenapa begini. Kenapa begitu. Kenapa tidak seperti si A. Kenapa tidak seperti si B. Kenapa shalat saya pun gini gini aja. Duh, rasanya ingin sekali menangis,tapi air mata ini gak bisa keluar. Duh,banyaknya dosa telah menutupi hati ini. Ndredeg, mungkin ini adalah kata yang tepat. Tepat untuk membuat diri ini menjadi lebih baik.
Ihdinasshiroothol mustaqiim.

1 Ramadhan 1438H

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Primbon Jawa

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku

Sifat Negatif itu Masih Diperlukan