NIce Home Work (3)

Membangun Peradaban dari Rumah. Lagi-lagi, tugas dari kuliah Matrikulasi IIP ini bikin ketir di lidah. Hehehe. Meski belum memberikan surat cintaku untuk ayahnya anak-anak, tapi hanya dengan menuliskannya itu sudah membuatku sedikit lega, tentang perasaan yang ada. halah. Oke,sambil menunggu respon suami,karena ia sudah berangkat kerja sejak setelah subuh tadi. Sedikit cuplikan dari surat berupa puisi yang kutau dari tahun 2005,jauh sebelum mengenal suami. Puisi ini menginspirasi tentang sosok suami idaman kala itu. 

       I do not love you as if you were salt-rose, or topaz,
       or the arrow of carnations the fire shoots off.
I love you as certain dark things are to be loved,
in secret, between the shadow and the soul.
I love you as the plant that never blooms
but carries in itself the light of hidden flowers;
thanks to your love a certain solid fragrance,
risen from the earth, lives darkly in my body.
I love you without knowing how, or when, or from where.
I love you straightforwardly, without complexities or pride;
so I love you because I know no other way
than this: where I does not exist, nor you,
so close that your hand on my chest is my hand, so close that your eyes close as I fall asleep
(Soneta 17, Pablo Neruda)

Nah,sambil menunggu kabar darinya .. Coba dikerjakan dulu untuk tugas ke dua, tiga dan empat.

Potensi anak-anakku, 
Alhamdulillaah bisa mengenal ilmu psikologi dan turunannya, sehingga membantuku untuk dapat memahami kondisi anak-anak. Terlebih sejak kenal dan belajar lebih mendalam tentang tes STIFIn (untuk yang ini, baca postingan sebelumnya :D ). Anak-anak kembarku memiliki bakat genetik yang sama, mereka bertipe #Sensingekstrovert. Ketika kuobservasi memang, aktivitas fisiknya luar biasa. Seperti baterei yang gak abis-abis. Mereka juga seneng dengan aktivitas jualan. Untuk potensinya ini, kami sengaja menyekolahkan mereka di Sekolah Alam Bengawan Solo (www.sd.sabs.sch.id). Sekolah ini mampu mengakomodir kebutuhan gerak mereka dan mentor-mentor yang kreatif dapat membantu mengatasi kelemahan mereka di bidang inovasi, sehingga secara gak langsung wawasan mereka bertambah. Yang kecil, meski baru berusia 17 bulan, tapi sudah kelihatan bakat alamiahnya. Si cantik ternyata bertipe #Feelingintrovert. Ia termasuk anak yang mudah bergaul dengan banyak orang. Suka bercanda dan senang belajar. Hehe. Terlihat saat diajak ke sekolah kakak atau pas TPA, dia seneng pegang buku dan pensil lalu berlagak ikut-ikutan nulis. Emaknya nih sering-sering ngajakin aktivitas sosial,biar makin terasah kepekaan sosialnya. 
Hmm, beda anak beda perlakuan, meski dasar alamiah yang harus dikuasai juga perlu diajarkan. 

Potensi diri ini, hmmmmm,,,,,,,,,

Aku merasa potensi diriku adalah banyak gerak seperti anak kembarku. Hehehe, Mereka seolah menjadi cerminanku di masa kecil. Aku mampu untuk melentingkan diri di situasi yang sulit. Tidak ingin merepotkan oranglain, kalau bisa dikerjakan sendiri, dikerjakan sendiri. Mandiri dan mampu mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Hehehe. Pergaulan cukup luas, alhamdulillah bisa diterima di berbagai kalangan, meski terkadang terselip minder jika berada di lingkungan yang ebih "Wah"di atasku.Hiks..... Semangat juang, pengen lulus S2 nya trus bisa mengajak anak-anak dan suami menginjakkan kaki untuk belajar di luar negeri. Mumpung masih di usia di bawah 35. hehe.. Bismillaah deh.. ada jalan.. 

Tantangan dari lingkungan adalah di keluarga besar di luar keluarga kecil. Banyak yang meragukan keputusan kami menyekolahkan anak-anak kami di Sekolah Alam. Gek belajar apa, bla bla bla. 
Seolah kami membiarkan anak-anak kami tumbuh menjadi anak-anak yang tak terurus dan liar. Gimana enggak, tubuh mereka jadi kurus, dan badan menghitam. Xixixi. insyaAllah,kami berupaya agar anak-anak kami tetap sehat, memperhatikan asupan gizi dan vitaminnya. Terus juga masalah keuangan. Hehehe,Tentu uang bukan segalanya, tetapi tidak dapat dipungkiri, uang mampu menyediakan segalanya. Kondisi keuangan kami masih recovery, hehe,, sebagai sesama wiraswastawan, semoga selalu ada jalan untuk kebutuhan dan keinginan kami untuk dapat mewujudkan mimpi-mimpi kami. aaamiin.

Be Happy ^-^


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat Negatif itu Masih Diperlukan

Primbon Jawa

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku