Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

Lambaikan Tangan

Saat melambaikan tangan ke kamera menjadi pilihan terakhir, itu yang kulakukan kini.. membiarkan cahaya Allah yang menuntunku kemudian. Entahlah, apa yang mampu membuat rasa ini menjadi suatu hal yang bisa menguatkan. Dan apakah ku harus lari ke pantai lalu ke hutan, hingga membuatku ingin lepaskan rasa soal cinta...
Aih, cinta rangga bangettttt... setelah 12 tahun lewat, ada yang berubah, ada yang masih sama aja.. huwehehehe... 

Syukuri, nikmati, sabari.. 

Salam happi :)
@aclimber

Mundur Sejenak

Memikirkan soal kuliahku yg sudah hampir 4 tahun belum usai, menjadikanku lebih memahami tentang arti kesungguhan. Bisa jadi, aku yang 2 tahun terakhir vakum dr aktivitas kuliah memang tidak sungguh2 dg niatanku semula. Niat, adalah awal dari segala upaya. Lurus niatnya, lurus pula jalannya.
Aku yakin tiada yang sia2. Antara persimpangan, terus,mundur,sudahi atau melompat lebih jauh.
Berharap suatu kesungguhan muncul dari dalam diri. Memberiku ketenangan hidup bahwa ada yang lebih penting dari sekedar julukan ataupun gelar. Menemukan sesuatu yang memang dari dulu kuimpikan. Jadi pengusaha, dan bisa travelling bersama anak2.. hmmm, kuharap pilihan ini sesuai petunjukNya. Mundur sejenak untuk membuat lompatan yang lebih jauh lagi..Salam happi,
@aclimber

Melecutkan diri

Saat dijudge sebagai seorang Sensing ekstrovert, lantas penelusuran terhadap diri pun dimulai. Entah karena mosi tidak percaya atau memang sedari awal berasa kalau judgement itu salah. Well, ya.g saya syukuri adalah semakin saya mampu memahami apa yang sebenarnya saya inginkan dalam hidup.
Sungguh kurang merasa nyaman ketika hidup dalam drivingan dari orangtua. Juga kurang nyaman hidup dengan cara oranglain. Sungguh, masing2 diri memiliki caranya sendiri2 untuk dapat menjalani kehidupannya, tanpa ada tekanan dari pihak manapun.
Ketika kehidupan dijalani dengan asik, semua kesulitan2 yang menyertai berasa seperti bumbu2 yang wajib ada dalam sebuah masakan. Dan aku sedang meramu bumbu2 terbaik agar kehidupanku menjadi lebih baik..Salam Happi :)
^O^
@aclimber

Dermawanlah,Maka Kau Sudah Kaya

Ada orang yang berkata bahwa jika kita banyak memberi orang,belum tentu kita akan bertambah kaya. Realistis saja,kita pun juga punya kebutuhan hidup. Well, jg ada benarnya apa yang dikatakan itu.
Ketika kita makin memberi, ketika itu pula Allah jadikan lebih kaya. Kok bisa?
Logikanya sederhana. Orang yang memberi itu, sebelum memberi dia punya apa yang akan diberi. Kalo harta dibelanjakan ke mall
, bisa jd berubah wujud jadi barang-barang. Tapi pemberian, akan berujud dengan doa. Manis bukan?
Yuk, belajar buat atur2 lagi uangnya.. bs ikutan #KelasFinPlanHemat 15 Nopember 2014 jam 8.30 -12.00 .. Daftar sekarang untuk harga khusus 70rb sampai 10 Nopember. Lewat itu 150rb harga normal.. DAFTAR 7E9BBC3D atau 085647271927 Salam Happi :)
@aclimber

Be a Good Friend with Stress

Do you ever been got stress? How was exactly it feels? Hurt, tears, no harmony?
Hmm, every human body that still in 'good condition' they had to be stressed. Even by the problems that they try to face everyday. If they can solve them, they can be move on. If cant , so they will dp some actions that people think its crazy. Hmm, i dont tell that i do not have stress. Surely, i have it too..
If i got the stress, usually i will do something that makes my energy can blow out, such cleaning the house or go walk away.. my way may be can be adjusted in my stress, but you can try it. Just try every ways to deal with your stress. Learn every single step that you do. At the end, you will find which way that works.Happier ever after
@aclimber

Pulang

Sejauh-jauhnya burung terbang, ia akan kembali ke sarangnya.
Begitupula dengan perjalananku kali ini. Dua minggu lalu berkelana menyusuri jalanan Bali, menjadi  solo traveler. Sekarang duo traveler dengan seorang ummi menghadiri acara akad nikah akbar dr anak2 Pak Jamil Azzaini dan Pak Farid Poniman di TMII.
Setiap perjalananku, aku tidak hanya punya satu tujuan tunggal. Maklum, Sensing gituh.. efisiensi.. hahaha.. beda halnya dengan orang Thinking yg dia sifatnya lebih efektif. Ko punya satu tujuan, ya udah gk usah kemana2. Hmm, beda otak beda gaya berpikir. Pikirku, wong masih ada waktu, why not.. walhasil perjalanan ke Jakarta ini tidak hanya hadir di acara akad, tp paginya begitu sampai, ya ke Monas dulu, masjid Istiqlal, liat istana negara dan menyapa master STIFIn di BPPT Thamrin. Baru deh meluncur ke taman mini. Sayangnya gak sempet jalan2 ke taman mininya.. hmmm, next ngajak anak2 deh..
Dan pada akhirnya pun kudu pulang. Sudah rindu dengan krucil2ku..
Rumah adalah tempat wisa…