Awal dari Harapan

Udah 1 Oktober aja nih, udah lepas satu tahun lagi berlalu dari terakhir kali ku konsultasi. Jujur saja, untuk masalah ini saya sangat teramat rugi. Capek pikiran, tenaga, uang apalagi. Apalah artinya sebuah gelar jika memang niat awalku hanya untuk itu. Harapan yang dulu biar jadi lebih baik kehidupanku. Tetapi, bergelar banyak pun tidak menjamin rejeki pun bertambah, karena pemberi rezeki dan penjaminnya sesungguhnya hanya Allah semata.
Ya, satu Oktober, kusematkan harapan baru. Tak ingin sekedar gelar. Tetapi lebih kepada pelunasan atas tanggung jawab dan tak ingin menyia-nyiakan pengorbanan keluargaku atas kenihilan waktuku kepada mereka. Aku ingin terlepas dari segala beban perkampusan. Aku ingin segera memulai kehidupan baru. Benar-benar baru, meskipun harus berawal lagi dari titik minus. 
Satu Oktober, menjadi penanda, usahaku harus lebih keras lagi, doaku harus lebih kuat lagi, bertahan terhadap kelelahan itu suatu yang wajib harus kulakukan. Dan tawakkalku akan kumantabkan lagi.
Satu Oktober, adalah waktu dimana aku mulai memasuki titik akhir dari usia 27ku. Memulai range usia yang baru. Usia yang menambah keimananku dan kedewasaan berpikir dan bertindak. Berharap Ia yang Maha Mendengar mengampuni segala dosa-dosa di masa lalu. Hanya jannahNya kini yang menjadi tujuanku. 

Munajat hatiku, 
Di sisa usiaku :)

@aclimber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat Negatif itu Masih Diperlukan

Primbon Jawa

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku