Kerjakan, Meski hanya Satu

Akhir-akhir ini yang sedang menjadi fenomenal adalah gerakan #OneDayOneJuz , membaca al Qur’an, sehari satu juz. Mungkinkah? Sangaaat mungkin sekali, yang diperlukan adalah, NIAT yang tulus dan MAU meluangkan waktu. Iyup, meluangkan waktu dan bukan di sisa-sisa waktu luang. Tantangannya adalah ketersediaan kita dalam meluangkan waktu memang, di tengah rutinitas dan kesibukan yang memang luarr biasa, seolah dua puluh empat jam itu terasa masih kurang. 

Dan sayapun masuk ke Grup ODOJ 318, Alhamdulillah sudah hampir enam bulan ini mengikuti program itu. Mulai dari starting up yang sedikit banyak dipaksakan, bisa stabil dan istiqomah, hingga godaan saiton yang terkutuk… ahihihihi… Nah, inilah yang kudu diwaspadai, istiqomah alias konsistensi alias keteguhan hati atau apapun itu namanya, menjadi musuh besar dari si saitonirrojim. Untuk itu, merajinkan diri untuk menulis 1 lembar laporan, menulis 1 bloggingan,  menulis 1 lembar calon thesis, membaca 1 juz, membaca 1 buku baru, membaca 1 hal di sekitar, melipat 1 pakaian, menjual 1 barang, mengedarkan 1 proposal, membuat 1 ide,  dan angka satu satu yang lain menjadi mutlak untuk dilakukan, serta memiliki 1 hatimu #eaaaa. Sampaikan walau satu ayat… Subhanallaah, begitu luar biasanya, kecil, namun konsisten. Sedekah sedikit, tetapi dikerjakan terus-terusan dan setiap hari.. 

Meski hanya satu, tapi tidak menutup kemungkinan dari satu itu dapat menjadi berkali lipat jumlahnya, tergantung tingkat tantangan yang dihadapi. Pokoknya, satu hal dulu dikerjakan, baru kerjakan yang lain. Bukankah Allah berfirman, “Jika engkau sudah selesai satu urusan, kerjakan (satu) yang lain” Maka, apakah kamu tidak berpikir?

Great Processing :D
@aclimber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat Negatif itu Masih Diperlukan

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku

Primbon Jawa