INDONESIA MARKETEERS FESTIVAL 2014 (2)

Finally, lagi-lagi saya menemukan keberuntungan. Betapa tidak? Allah tetibanya Ia perlihatkan suatu berita event di sebuah account twitter @PesonaSolo yang bakal diisi oleh Pak Hermawan Kertajaya. Hehehe, buku-bukunya sering minjem waktu jadi mahasiswa dulu, ahihihi, maklum budget terbatas kala itu, yang penting prakteknya bo .. Sekarang? Meskipun juga masih merangkak, memantapkan pondasi, tapi saya bakal beli buku apapun, yang cocok dengan kriteria saya.. Alhamdulillaahnya kemaren nemu bukunya pak Hermawan yang pas juga untuk kebutuhan, WOW Selling .. Plus dapat tanda tangan beliau lagi.. *lebay .Gak foto Tim? enggak, BB masih di rumah sakit, gak ada kamera :'(

Acaranya di Sunan Hotel, kemaren seharian, WOW di awal-awal, ngundang DJ, ruangan di set up sedemikian rupa, namun, sayang packaging acara yang sudah sedemikian kerennya, energizing dari tim acara sendiri kurang. Jadi, memang yang datang kesana itu kurasa niatnya pengen berguru ke pak Hermawan langsung gitu. Seperti saya (atau hanya saya saja ya yang punya niat seperti ini :D ) Wong Solo itu kalau sudah selesai acara inti, ya bubar kemana-mana.. ahihihi.. Tapi saya tetep setia, duduk di barisan belakangpun tak apa, yang penting bisa serap ilmu-ilmu mahal. Diawali dengan penganugerahan buat yang menang kontes kemaren, dan sayang banget gak dari Solo semua ciin.... :( trus berlanjut sedikit materi dari pak Her dan sambutan dari pak wawali. Presentasi perusahaan -perusahaan itu juga tak kalah hebatnya, mereka rela membocorkan rahasia marketing perusahaannya lho. Ini suatu kerelaan yang luar biasa. Nah, ini ni yang saya sukai, bisa liat gimana sih perusahaan-perusahaan besar itu membuat marketernya jadi cintaaaa sama dia. Secara, lagi kokohin pondasi usaha sendiri. Sayangnya jam duhur sampe jam tiga kudu kekampus, last term of my lecturing. But, happier than before :D

Jam tiga gabung lagi, dan pas banget presentasi dari Bank BCA, Semen Gresik dan RRI. Mereka berusaha untuk membuat inovasi-inovasi baik dari segi service maupun produk itu sendiri. Jam empat lebih 20 pak Hermawan kembali ngisi materi. WOW nya, saya sempet ngeliat raut muka Pak Her agak gimana gitu, secara, tadi di awal acara Full banget peserta, eh, at the end, berkurang hampir separonya. Saya pun pindah tempat duduk di baris ketiga, biar lebih jelas dan lebih nyaman. Saya gak banyak berkomunikasi. Acara semacam ini merupakan terapi tersendiri untuk saya. Berada di lingkungan yang totally berbeda dengan lingkungan sebelumnya membuat feel kurang nyaman. saya coba terapi diri agar lebih percaya diri dengan kemampuan diri. Psikolog juga manusia cin, bedanya, psikolog selalu ujicobakan teknik-teknik terapi kepada dirinya dulu.. Beda dengan dokter, kalau dokter, mana pernah ia minum obat-obatan yang diresepkan ke pasiennya :D hehehe #ngeles

Saya menunggu saat dimana pak Her beri kesempatan untuk bertanya atau menunggu pak Her lagi luang dan bisa konsultasi. Namun, saat yang ditunggu datang jam 18.05 menjelang usai. Apa yang pak Her sampaikan, sudah saya kerjakan sebenernya, proses trial dan eror, hingga memang pada akhirnya saya menggunakan rumusnya pak Her. Saya semakin meyakini, saya punya insting marketer, yang jadi tantangan bagi saya adalah, kalau jualan saya sudah bagus, maka produk, servis dan kualitas juga kudu bagus.. Hmmm, baiklah, state of mindnya pindah jadi manajer sekarang *uhuy. And, the money comes :D #otakSensing

Inti dari apa yang disampaikan pak Her adalah, ketika menjadi salespeople, jadilah true friend dari customer, karena dia yang akan menjadi advocate yang membela produk kita dan yang mempromosikan produk kita secara gak langsung pada teman-teman yang lain. Dan inipun sejalan dengan konsep saya, saat menjadi psikolog, tugas kita itu melayani dengan sepenuh hati, membantu orang, nolongin. Helping people to make them happier, and so, Happina Projects Does it :D

Great Processing  :D
@aclimber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat Negatif itu Masih Diperlukan

Primbon Jawa

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku