OJO DIPERCOYO :) (PART 2)

Nah, saat ini saya menulispun dalam kondisi lapar.. jadi, tulisan-tulisan berikut jangan dipercaya #NgicauNgeracauJanganDipercaya

Alkisah, di sebuah negeri bernama Endonesia (begitulah saya mengejanya), termuncullah sesosok pria bernama Prabowo (anggap saja begitu namanya .. inisial.. ) yang sudah menggaungkan diri menjadi calon presiden sejak 2004 ya? (tuh kan sampe lupa.. dibilangin jangan dipercaya...) dan hingga kini masih dicalonkan/mencalonkan dirinya, dengan didukung oleh partai-partai yang sudah dikenal namanya (ya iyalah).. 

Anehnya, partai-partai ini, bersatu padu, padahal dulunya terpisah-pisah.. lha mbok yao rasah nggaya-nggaya gawe partai.. uang buat kampanye langsung dibuatken sekolah-sekolah, mbayar honorer-honorer, bangun desa, dsb... Toh, itu wakil rakyat selalu saja lebih sejahtera daripada rakyat yang diwakilinya.. Katanya, fakir miskin dipelihara negara.. Preeettt.. perempatan gemblegan masih ada tuh peminta-minta, apalagi perempatan Solo Square...

Dan yang jadi wapresnya, dulunya seorang menteri yang memiliki putra terkena kasus yang cukup berat tetapi seolah melindungi puteranya agar gak dihukum. Logikanya begini, sang capres (ini perlu ditelusur kebenarannya..) tidak nampak mana isteri dan anak-anaknya.. secara psikologis, ia lemah dalam pengambilan keputusan.. dan sang cawapres, ia sangat mencintai anaknya, hingga mendidik anaknyapun dengan rasa cinta kasih terlampau kuat, tetapi tidak memberi dampak positif atas hukum di mata masyarakat. Apalagi besanan sama pak SBY, deuh deuh kayak cuman estafet monarki aristokrat ajah... Eits, mbok jangan nyangkut2in urusan politik dengan pribadi... Lhoooo, gimana to, orang yang selaras dan sehat itu, antara pikiran, hati, perkataan dan perbuatannya selaras... Hla nek neng ngarep omah ngomong ora ndukung, neng njero ngomah ngomong ndukung, gek kepriben niku???

Eh, ditambah lagi si Bos besar pak HT (begitulah inisialnya), masih labil gitu.. menclok ke SP, gak digagas, menclok ke Win dikhianati... dan pelabuhan terakhir ke Prabowo ini nihh... Beckingnya ajah pria yang pengen berkuasa juga... hadeehhh.... #NgicauNgeracauJanganDipercaya

Ah, entahlah... wong saya gak kenal sama dua-duanya (capres dan cawapres).. dan bersyukurnya, mereka pun tidak mengenal saya.. bisa-bisa saya dijadiin calon menteri lagi.. eh, menteri perdagangan garam dan sayuran... wkwkwkw
#NgicauNgeracauJanganDipercaya

Dua capres yang muncul sama-sama punya kekuatan, juga kelemahan.. Jokowi-JK bagus di pencitraan dan kinerja yang keliatan, sayang hanya tunduk pada perintah partai dan setelah usai gak ada kelanjutannya, sayang sungguh disayang. Prabowo-Hatta bagusnya dirumah aja, diurusin dulu deh keluarganya..  (eh elu Tim, ngomporin orang buat ngurus keluarga, keluarga elu sendiri gimana? Tuh, udah pada bobo :D).. Dan  saya percaya, hukum Allahlah yang paling tepat.. saya konsisten sejak pemilu 2004 memilih untuk menjadi Golput.. Ada yang bilang, Golput itu haram, Golput itu tidak cinta kepada negeri...

Dan, yang ini juga jangan dipercaya.. Sungguh, saya teramat cinta kepada negeri ini.. Endonesia, tempat saya menjadi warga negaranya. Tempat saya dilahirkan, dibesarkan, belajar dan mengajar. Saya gak rela, kalau ternyata penduduk pendatang dan keturunannya yang menjadi raja, dan pribumi menjadi budaknya.. Saya gak rela, kalo kita terus-terusan mengimpor barang-barang yang sebenarnya kita bisa buat sendiri dan jual ke kalangan sendiri. Saya juga gak rela, kalo aset-aset negara dimiliki oleh asing. Saya pun gak rela, kalo penanam saham terbesar proyek-proyek jalan dan transportasi dari asing. Saya tambah gak rela kalo sampai kita gak punya harga diri lagi... 

Saya ingin ada pemimpin bangsa yang berkata "SORY IMF, WORLD BANK... SAYA HANYA AKAN BAYAR POKOK HUTANG SAJA, SAYA LUNASI SEKARANG, KAMU GK MAU TERIMA? MAU PERANG? SAYA LAYANI!!"

Saya ingin ada pemimpin bangsa yang bekata "SORRY MR. "TIONGHOA", BIARKAN KAMI BELAJAR MEMBANGUN BISNIS KAMI SENDIRI, KAMI BISA MEMBUAT PRODUK MAINAN YANG AMAN MURAH DAN MENDIDIK"

Saya ingin ada pemimpin bangsa yang berkata "OKE, KAMI MASIH BERKEMBANG, TAPI LIHAT LIMA TAHUN MENDATANG, KAMI AKAN LEBIH MAJU SERIBU LANGKAH DARI KALIAN, DENGAN KAKI-KAKI KAMI SENDIRI"

Saya ingin ada pemimpin bangsa, yang bangga berkata dan melakukan apa yang dikata "SAYA AKAN POTONG TANGAN PENCURI/KORUPTOR MESKIPUN IA ANAK SAYA"
 
Saya ingin ada pemimpin bangsa yang menjadikan azan sholat sebagai penanda, ia akan memimpin bangsa dengan ketaatannya.

Saya ingin ada pemimpin bangsa, yang tidak tunduk kepada partai manapun, tetapi sangat amat tunduk pada Allah Subhanahu Wata'ala

Saya ingin ada pemimpin bangsa, yang tidak silau oleh gemerlap harta dan kuasa.. tetapi cinta kepada bangsanya dengan daya upaya yang ada

Saya ingin ada pemimpin bangsa, yang melarang warga asing berbuat kerusakan di negeri ini 

Saya ingin ada pemimpin bangsa, yang melarang kepemilikan tanah oleh warga asing, biarkan mereka menyewa, karena itu aset bangsa

Saya ingin ada pemimpin bangsa, yang .......... ahhh, tidak saya tidak mampu lagi berkata-kata

Saya selipkan doa, semoga Golputnya saya membuka secercah asa, bahwa akan muncul sebuah peradaban besar. Sudah cukup lama uang negara berhamburan hanya untuk merusak negara atas nama PEMILU. Anda masih boleh memilih yang mana, dan saat Golput menurut saya adalah hal yang benar di pikiran saya.. dan begitulah adanya...

Great Processing :D
@aclimber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat Negatif itu Masih Diperlukan

Primbon Jawa

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku