Efek Duologi

Satu bulan lalu, aku membeli trilogi ustad YM yang terbaru, Feel-Rich-Believe. Sehari setelahnya kutunjukkan kepada sparringku, Mrs. Si, dan beliau mau membaca yang Feel duluan. Aku membaca Believe nya dulu. Setelah beberapa waktu,aku selesai deh mbacanya, kami tukeran buku untuk bergantian membaca logi yang lain. Aku membaca Feel, dan beliau membaca Rich. Kini usai sudah duologi yang kubaca. Feel itu tentang bagaimana merasakan menjadi pebisnis yang selalu ditunjuki oleh Allah. Sedangkan Believe adalah mempercayai bahwa ada Allah di setiap tarikan nafasku, percaya Ia yang bisa membuat segalanya terjadi. Wow, keren.....kun fayakun. Tinggal nunggu yang Rich inih...

Eitss, mau ngobrolin apa sih...

Aku dari dulu punya banyak mimpi.. Tapi entah kenapa, mimpi menjadi seorang pebisnis wanita layaknya Khadijah al Kubro selalu menjadi nomor wahid, alias nomor satu. Beberapa bisnis pernah dijalani, tapi kandas di tengah jalan. Ternyata dulu hanya mengandalkan ego dan mimpi doang, tapi gak melibatkan Allah. Duh, wong yang ngasih nafas aja Allah, eh, setiap mau usaha kok gak mau mendekat sama yang ngasih hidup. Baarakalaah atas usaha ustad YM yang sudah membukakan mata hatiku lewat tulisannya di duologi bukunya. Sekarang tadz, ane lagi menunggu kode dari Allah, biar Allah saja yang tuntun usaha mana yang bisa membawa berkah dunia akherat.. Untung seuntung-untungnya itu... 

Aku lagi konsen di coklat, busana muslim, cucian, oppoannane.com, sekolah rumah, pendidikan, jasa psikologi, EO dan STIFIn Personality. Ada yang mau kolaborasi? 

Great Processing :D
@aclimber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Primbon Jawa

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku

Sifat Negatif itu Masih Diperlukan