Parenting tentang Kedisiplinan

Aihh sudah lama ya gak nge-blog.. ee, kemaren diminta buat sharing tentang parenting di TK Orbit Nusukan Solo, hmm, berikut kutipannya.. :D



KIAT-KIAT MENANAMKAN DISIPLIN PADA ANAK
Oleh: Khotimatun Na’imah, S.Psi., S.Pd.I
No. HP. 088802820977
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Demi masa, sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian, kecuali yang beriman dan beramal soleh.

Memiliki namun sebenarnya hanya merasa memiliki. Itulah hakekat anak yang diamanahkan Allah kepada kita. Tentu saja, masing-masing orangtua memiliki cara yang berbeda dalam menjaganya. Penjagaan anak bukan hanya secara fisik, namun juga secara psikologis. Yang biasa terjadi adalah, kurang mudahnya orangtua di dalam menanamkan disiplin pada anak. Berikut yang dapat penulis sampaikan terkait disiplin pada anak.

Disiplin pada anak sangat bergantung kepada PANDANGAN ORANGTUA TERHADAP PENGERTIAN DISIPLIN itu sendiri. Disiplinnya seorang tentara akan berbeda jauh dengan disiplinnya pengusaha. Disiplinnya seorang guru, tentu akan berbeda pula dengan disiplinnya polisi. Masing-masing perlu mencermati, parameter kedisiplinan yang akan dipergunakan.
Ketika orangtua dan sekolah sudah bersepakat dalam pengertian kedisiplinan, maka kedua belah pihak hendaknya mengupayakan kesepakatan itu. Bisa jadi dari KETELADANAN yang diperlihatkan oleh orangtua dan guru, PENGONDISIAN LINGKUNGAN, PEMBIASAAN, HADIAH dan HUKUMAN.
Rumus bakunya: Latihan + Pengulangan = PERILAKU DISIPLIN
Disiplinnya muslim adalah, apabila menjadi orang yang beriman dan beramal sholeh. Apa saja itu yang penting ditunjukkan kepada anak: TAUHID, TAAT, AKHLAQ.
Orangtua adalah figur utama dan pertama untuk pembentukan karakter anak. Apa yang dilakukan oleh anak adalah cerminan dari apa yang biasa dilakukan oleh orangtua. Orangtua benahi diri, sembari menjaga anak. Dengan demikian, generasi anak yang beriman dan sholeh insyaAllah akan menjadi kenyataan dari harapan orangtua.

Allahumma aamiin. 

Semoga bermanfaat yak..
Great Processing :D
@aclimber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat Negatif itu Masih Diperlukan

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku

Primbon Jawa