Bongkar Masa Lalu (4)

Ini sedang galau, jangan ditiru!!!

Alunan mp3 mendayu di telinga ini
memasuki batas senja
dalam hatiku atau mungkin juga di hatimu
akankah kamu akan mempedulikannya atau hanya sekedar bujuk rayuan saja
bagai nyiur  di pantai
yang kudengar beritanya kemarin baru saja terhempas oleh gulungan yang paling ditakuti oleh kaum Nuh
juga yang kulihat semalam
tentang pengorbanan seorang wanita pilihan
dia merelakan tempatnya untuk tetap hidup dan diberikannya kepada rekan sekerjanya
atau yang kualami sendiri kemarin
ketika seorang adik yang meninggalkan sang istri tanpa memberi tahu kabarnya
juga tentang seorang teman yang ditinggal kekasihnya dan kemudian terpaut dengan sahabatnya sendiri
dan kemudian seseorang yang selalu setia, dulunya
dan meminjam istilahnya non Audy..mungkinkah kisah itu akan kembali ??
kaupun juga aku tak tahu mungkin
mungkin juga pasti akan terjadi
jika tak ada yang merelakan sedikit ruang di hatinya untuk yang lain
mencoba menyisipkan sesuatu yang mungkin pasti akan bisa kau sisipkan di sana
kaupun juga bisa aku pun tahu itu
karena kita masih memiliki rasa itu
rasa untuk berkorban
dengan menunggu
dengan bersabar
dengan setia
dengan menanti
dengan menyisakan ruang di sini
dengan kemudian melonggarkannya
dengan membuka pintunya lebar-lebar
dengan segala pilihan hidup
dan aku telah memilih
bahwa hidup ini memang harus memilih
dan kemudian untuk menjadi terpilih
dan aku memilih untuk tetap di sini
dan berjalan terus hingga aku menebarkan wewangian di sepanjang jalan
dan aku menjadi terpilih
ketika Dia memilihku untuk menjadi yang terpilih
dan aku memilih akan hal itu!!
jika saja kamu tega untuk melepasnya
tapi aku tidak!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat Negatif itu Masih Diperlukan

Primbon Jawa

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku