Seminar & Workshop Internasional Malindo 3 (1)

Pertama kali membaca tentang ABKIN (Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia) beberapa minggu yang lalu di sebuah buku Psikologi Konseling, baru menyadari bahwa diriku masih terlalu jauhhh ilmunya tentang konseling. Hmmm... asosiasi yang dibentuk oleh para konselor pendidikan ini ternyata sudah berdiri sejak taun 50an.. hadeehh, kemana aja selama ini menggeluti dunia konselor?? kekekekk.. Nah, beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 29-31 Mei 2013 terselenggaralah Seminar dan Workshop Internasional Malindo 3 :Jantung Hati Konseling di Kota Magelang yang tercinta (halah), kerja sama antara ABKIN, FKIP Universitas Muhammadiyah Magelang dan Persatuan Kounselour Malaysia (Perkama).

Hmm.. Malindo 3, apaan tuh??


Foto pas hari ke-2

Malindo itu ternyata hasil perkawinan antara Malaysia dan Indonesia... Konselor-konselor Indonesia bersepakat dengan konselor-konselor Malaysia untuk secara rutin membentuk suatu perkumpulan keilmuan dan secara aktif 2 kali dalam setahun mengadakan seminar, konferensi atau workshop... Kereeennnn.....

Banyak hal unik dan ajaib saat diriku ikut acara ini. Bertualang kembali dengan @Weny_Kusuma membuat kami bernostalgia tentang "mbolang" bareng saat ke Surabaya. Bermodal nekat (karena waktu itu duit di kantong tinggal 20rb plus di kampus jadi panitia acara pas tanggal 31nya -dadi golek2an-), usaha minta dana ke kampus katanya udah gak punya dana, pokoe tawakkal pada Allah. Pedomanku cuman hasbunallaaah, begitu kataku pada Weny, sohibul in crime.. hihihi.. Piss Wen...:D

Petualangan dimulai di hari Rabu, 29Mei 2013, pagi hingga siang kami masih beraktivitas di kantor kami masing-masing, hingga pada akhirnya sekitar pukul 10an kami menyadari, mau ke magelang naik apa, tidur dimana, dsb.. Weny yang gajiannya di akhir bulan masih full "bensinnya", sedangkan diriku yang gajiannya di awal bulan, sudah teramat tipisnya. Tapi Allah Maha Kaya. Kami bersepakat siapa saja yang selesai duluan dari kerjaan, maka ia yang akan booking travel duluan (akhirnya kami putuskan naik Joglosemar). hingga pukul 2 siang, kerjaanku belum kelar, dan Weny yang pulang duluan yang mesankan tiket untuk kami berdua. Dapatlah keberangkatan untuk jam 4 sore,dan HANYA TINGGAL 2 kursi saja.. Alhamdulillah...
Eh, jam 11 an dicariin ma asisten BKPP, katanya honorku udah cair (kerjaan dua/tiga bulan lalu), dan nilainya 400ribu.. (cek ke mas Haryadi ah, udah ngambil lum ya.. hoho ) Alhamdulillaah....

Saat itu, posisiku masih berada dalam ruang rapat yang sangaaat menegangkan (begitu seramnya, sampai-sampai ku jadi psikosomatis). Akhirnya dengan segenap keberanian, kutinggallah rapat itu (tentu saja setelah menyelesaikan semua tugas-tugasku pribadi dalam kepanitiaan) dengan diam-diam di pukul 14.30. Ku lari (yo naik motorlah) ke tempat fotokopian lengganan di belakang kampus (fc. mandiri, punyanya mas Tono), karena selain udah temen tur bisa ngebon (khusus aku aja lho.. :P), untuk ngopy sejumlah materi acara di hari Sabtunya. Yess, finish, pukul 14.40. Meluncurlah aku pulang ke rumah Sukoharjo... Wussss... Pass asar, sholat Asar, pamitan ma anak-anak (Azzam ampe meluk kencenggg banget...) dan berkemas (baru milihin baju, 3 blus, 1 gamis, 2 kerudung, 1 celana panjang item, mukena, anduk kecil, alat mandi dan 1 celana panjang buat bobo). Saat itu aku memakai atasan blus warna orange dan celana panjang item sama kerudung warna orange. Tas yang kupakai (ransel), gak takapa-apain, langsung cangklong ajah.. Dadah dadah sama anakku cukup mengharukan, tapi ibuk harus berangkat nak.. will miss u boyss.. (halah). Yang pada akhirnya di rumah hanya 20 menit, untuk sholat asar, berkemas dan pamitan ma anak-anak. Kutancap gas motor untuk mengejar travel, dari rumah nyampe Laweyan terang benderang, eh mau nyampe Purwosari (tempat travel bersandar) lha kok ujaan dueresss banget, yg pada akhirnya tinggal saknyuk ke tempatnya, jadi basah gitu deh bajuku.. Gak papa, pas banget nyampe di travelnya jam 15.55. Alhamdulillaah....
Travel berangkat pukul 16.10, menghampiri Weny di Tosuro. Finally, we did a new journey alias mbolang bareng lagi!! Cukup ridhonya suami... gak yang lain.. ehem...

Oke, lanjut di travel kami bercerita pengalaman masing-masing di hari itu.. Ternyata Weny juga mengalami keruwetan yang sama saat mau berangkat, kemrungsung, begitu kami menyebutnya. Kondisi psikologis yang tergesa sehingga membuat segala pikiran dan perasaan blur blawur menjadi satu. dan perjalanan kami diiringi dengan hujan deras hingga nyampe Muntilan. Aihh, alhamdulillah, travel nyampai dengan selamat sentausa pas di depan lokasi acara Grand Artos Magelang. Kami pun harus nyebrang, dannnn... blugggg... aku terjatuh di pembatas jalan yang mengakibatkan celana bagian lutut kananku robek, perihhh nampaknya berdarah.. Weny kaget, akupun juga kaget.. hmm, pas lampu merah, mobil-mobil pada berhenti.. The show must go on.. Sampailah di lobi hotel dengan posisi celana robek bagian lutut.. Alhamdulillah...

Lanjut nanti ya... bikin susu anak duluh.... :D

Great Processing :D
@aclimber


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat Negatif itu Masih Diperlukan

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku

Primbon Jawa