Kemrungsungan

Cerita ini adalah curahan hati seorang ibu yang sedang gundah dan merasa tak berdaya, tapi dari kejadian ini ia mendapat makna tentang "proses" kehidupan...


Dua minggu ini anak-anakku terkena flu dan batuk, tiga hari terakhir adik Azmi yang demam tinggi. Semalam, demamnya sudah reda, berganti kakak Azzam yang demam tinggi hingga kini. Aku merasa bersalah tidak menemani mereka di siang hari di saat seperti ini. Aku hanya ingin yakin bahwa Ia, Allah, adalah Sang Penyembuh sejati.. bukan obat, bukan dokter, dan bukan jamu-jamuan.. Setiap malam, bacaan shalawat, al fatihah dan istighfar kutempelkan di punggung mereka. Berharap keajaiban terjadi. Namun, apa daya, kesabaran akan keyakinan kepada Allah pun sedikit goyah. Anjuran dan paksaan untuk berobat ke dokter pun dilakukan. Ya Allah, semoga ini menjadi salah satu jalan ikhtiar dari Mu, atas petunjukMu, ini adalah shiroothol mustaqiim, tidak berniat untuk mengkufurimu.... Mereka memang benar sakit, tetapi dari sakitnya itu aku jadi mengerti.. kondisi emosiku juga sedang tidak stabil dua mingguan ini, kalo orang bilang sih, kemrungsungan... Dan aku jadi semakin mengerti, kenapa Allah memberikan kunci penyembuhan segala penyakit... Shalat dan sabar... Shalat artinya kita senantiasa tunduk dan patuh pada perintah Allah, tanpa terkecuali... Sabar berarti kita wajib untuk "menunggu" apapun kebaikan yang diberikan Allah.. dan ini berlaku untuk semua jenis masalah manusia.. 

Shalat dan sabar... Shalat dan sabar... Shalat dan sabar....

Kadang aku merasa, shalatku kepada Allah tidak sejalan dengan apa yang kuniatkan... dan efeknya pun kesabaran akan ketentuan Allah tidak dapat dilalui dengan baik... Kemrungsung pengen cepet-cepet inilah itulah... kemrungsung dengan banyak urusan yang seharusnya tidak perlu dipikirkan.. Kemrungsung dengan segala sumber kemrungsungan...  aku tidak bisa mengatakan secara langsung kepada siapa sebenarnya sebab segala kemrungsungan ini... hingga akhirnya menyadari, ada Allah... Allah dan Allah... Semoga sore ini anak-anakku segar ceria kembali.. mohon doanya dan al fatihah untuk kak Azzam dan dek Azmi...  Rindu dengan usilnya mereka ya Rabb... 

Note: untuk para suami, ketauhilah, apapun yang terjadi pada anak-anak kalian, sumber penyebabnya adalah kondisi psikologis ibu dari anak-anakmu.. maka perhatikanlah ibunya dengan baik, insyaAllah anak-anakmu akan menjadi anak-anak hebat... untuk para orangtua, biarkanlah anak-anakmu mendidik anak-anak mereka dengan keyakinan penuh terhadap kuasa Allah, keyakinan yang benar akan Tauhid... InsyaAllah, semua akan berkah.. amiin..

With Love,
Seorang Ibu 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sifat Negatif itu Masih Diperlukan

Primbon Jawa

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku