Postingan

Anak-anakku, Dunia Mainmu adalah Bersamaku

Gambar
Anakku tiga. Anak pertama dan kedua kembar, laki-laki semua dan kini usianya 8 tahun. Sungguh, aku menyesal telah melewatkan masa-masa emas mereka dulu. Masa-masa bermain mereka kupergunakan untuk bekerja sebagai tenaga pengajar di sebuah perguruan tinggi swasta di kota Sukoharjo. Semenjak mereka masuk ke TK B, aku memutuskan resign dari pekerjaan untuk menyiapkan mereka memasuki dunia Sekolah Dasar. Sengaja, aku memilihkan Sekolah Dasar yang mampu mengakomodir hal-hal yang terlewat di masa perkembangannya dulu, yaitu bermain. Miris ketika melihat bahan belajar di SD yang sudah 'memaksa' anak untuk belajar banyak hal. Huhu. Alhamdulillaahnya, ku menemukan Sekolah Alam Bengawan Solo, yang child-friendly meskipun berada di pinggir sungai, tapi masih ada lahan yang memisahkan sekolah dengan sungainya dan pemiliknya pun ada di situ, sekaligus dompet-friendly. Hehe. Gimana enggak meringankan dompet, sekolah ini menarik biaya yang sangat hemat untuk ukuran sekolah swasta di tempatku…

Memaafkan..

Luka batin, dendam,kecewa, kemarahan atas apa yang telah terjadi di masa lampau, membuatku menjadi terhambat untuk maju. Kata seorang guru. Maafkan. Gampang diucapkan tetapi butuh energi yang luarrrr biasa. Ya karena biasanya menganggap sesuatu langsung diadaptasi sebagai keegoisan. Ya, aku pokoke seng paling bener. Hmm,kalau udah gitu selesailah sudah semua urusan. Tapi,rasa itu terus terbawa tanpa terselesaikan lebih dulu.  Sehatkah ini? Tidak. Secara psikis,hal ini akan masuk ke dalam alam ketidaksadaran,dan secara otomatis akan membuat tubuh kita jadi melemah dengan sendirinya. Maafkan. Gampang diucapkan,tapi perjuangannya,weww,berdarah-darah. Maafkan. Memaafkan itu berarti bahwa diri ini pernah mengalami kejadian buruk,menyadari itu telah terjadi pada diri,menyadari bahwa itu sudah tidak dapat diulang, tidak dapat diubah lagi, dan yang bisa dilakukan adalah mengubah kondisi masa kini untuk masa depan yang lebih menentramkan.  Maafkan. Tema itu yang muncul ketika dunia ini mulai cha…

Ramadhan ini Rasanya Beda

Semenjak shalat subuh pagi tadi,entah kenapa ada gemuruh di dada. Seakan,ingin sekali berlama2 sujud, mengaji dan beribadah. Flashback kenangan2 masa lalu yang duh duh diri ini sangat penuh dengan aib. Dosa2 kecil yang takterhitung plus dosa besar yang takterlihat. Duh, rasa gemuruh ini masih menjalar hingga kini. Sebenarnya apa maksud Allah membuat saya berada di keluarga ini. Kenapa begini. Kenapa begitu. Kenapa tidak seperti si A. Kenapa tidak seperti si B. Kenapa shalat saya pun gini gini aja. Duh, rasanya ingin sekali menangis,tapi air mata ini gak bisa keluar. Duh,banyaknya dosa telah menutupi hati ini. Ndredeg, mungkin ini adalah kata yang tepat. Tepat untuk membuat diri ini menjadi lebih baik.
Ihdinasshiroothol mustaqiim.1 Ramadhan 1438H

Nice Home Work #9 : Bunda Sebagai Agen Perubahan

Dari judulnya,mengingatkanku pada slogan perjuangan mahasiswa dulu.. xixixi.. Agen perubahan, the agent of change . Ibu adalah madrasah pertama bagi anak2nya, untuk itu, ibu mestinya sudah siap belajar dan terus belajar membersamai putra putrinya hingga hembusan nafas terakhir.  Kalau urusan domestik sudah kelar, urusan ke anak2 juga bisa dikondisikan, maka ibu juga memiliki tanggungjawab untuk berperan di lingkungan sosialnya. Hehe.. selama ini saya kebalik, urusan sosial diutamakan,urusan domestik dan anak nomer berikutnya. Mulai lagi deh belajar kelarin pekerjaan domestik dulu, anak,baru ke lingkungan sosial. Emak2 kudu setrong.. 
Passion+Empathy= Social Venture
Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial berkelanjutan.
Saya mulai dari diri sendiri, lingkup pendidikan untuk pengasuhan anak dan perbaikan kualitas keberkahan ekonomi. He…

Nice Home Work #8 Misi Hidup dan Produktivitas

Hmm, sudah pekan ke -8 belajar bareng ibu2 ketje dan calon ibu2 muda yang hebat.. Aih, nice home workku sendiri piye ikih... Ayah, ayo kerjasama.. Cengirin ajah..

Kudu produktif, kudu kudu, harus...
Membaca ulang lagi Nice Home Work #7 bahwa aktivitas yang saya SUKA DAN BISA adalah kelola event, membantu orang dan melakukan konseling.

Entahlah, sampai sejauh ini, apapun yang dilakukan keseharian, pasti tidak jauh2 dari 3 hal di atas. Saya ingin menjadi seseorang yang bermanfaat seluas luasnya sampai ke pelosok2..Saya ingin terus berkelana dan mengambil hikmah terus bisa membagikan hikmah tersebut ke banyak orang.. dan Saya ingin memilili rumah di pinggir pantai.. xixixi.. rumah dengan halaman yang luas, banyak orang bisa leluasa datang untuk berlibur, bisa menjadi sebuah bisnis baru.. yaa ngalahin resortnya transmart lah.. Nampaknya saya perlu magang juga nih ke bisnis tour, travel dan perhotelan.. Siapa mau nampung saya? Digaji suka suka.. haha..

Kalau ditanya, apa yang ingin dicapai…

Nice Home Work #7

Gambar
Tak terasa sudah tujuh pekan belajar bersama ibu2 dan calon ibu yang hebat di soloraya dan seputar banyumas cilacap banjarnegara.. Hehe.. Banyak banget yaks jumlahnya.. Alhamdulillaah nambah sodara nambah pengetahuan dan informasi seputar kehidupan ini. Ceileh, kehidupan IRT yang tak lepas dari berbagai problematika. Halah..
Sampai kini baru tersadar baru mengerjakan tugas ke-7.. Tahapan Menuju Bunda Produktif.
Mungkin saya dulu kebalik ya, haha.. produktif dulu baru ke Bunda Sayang.. wkwkw.. saking aktifnya bergerak sana sini. Mohon maaf bila melenceng dari jalur TM.. tapi 2 kali ngisi TM hasilnya beda.. dan ini yg terakhir ..

Secara pribadi belum pernah ketemu dengan penemu TM.. respect deh sama orang2 Indonesia yang begit luar biasa menemukan alat ukur untuk mengetahui kemampuan asli orang Indonesia.. Hehe.. Kalau untuk yang ini, saya lebih cenderung cocok dengan konsep STIFIn yang ditemukan oleh Farid Poniman. Profil lengkap saya menurut primbon Jawa xixi bisa dibaca baca di link …

Nice Home Work #6

Makin kesini, makin kudu jeli dan berkomitmen penuh untuk melakukan perubahan diri. Ini merupakan rangkaian proses terapiutik keperilakuan terutama untuk seorang ekstrovert seperti saya, yang locus of controlnya sebagian besar dari luar diri saya. Tugas paling penting adalah, membuat kondisi lingkungan bisa mendukung saya untuk beraktivitas lebih produktif, disiplin, shaliha dan selalu mengingatkan untuk kebaikan.

Aktivitas rutin harian saya yang paling penting adalah
1. Mengurus keperluan keluarga
2. Menemani anak berproses
3. Mengelola usaha layanan psikologi dan tes STIFIn

Aktivitas rutin harian saya yang paling tidak penting, bisa jadi :
1. Terlalu lama tidur di malam hari
2. Melakukan pekerjaan rumah tangga sendirian (belum ada pendelegasian)
3. Bersosial yang kurang jelas tujuannya

Aktivitas dinamis keseharian untuk menambah jam terbang :
1. Mengelola usaha layanan psikologi dan tes STIFIn
2. Belajar ilmu marketing dan keuangan lewat media jurnal dan magang
3. Mengalokasikan wak…